Friday, October 16, 2009

The Holy Alphabet

..... The Holy Alphabet...

Although things are not perfect
Because of trial or pain
Continue in thanksgiving
Do not begin to blame
Even when the times are hard
Fierce winds are bound to blow
God is forever able
Hold on to what you know
Imagine life without His love
J oy would cease to be
Keep thanking Him for all the things
Love imparts to thee
Move out of "Camp Complaining"
No weapon that is known
On earth can yield the power
Praise can do alone
Quit looking at the future
Redeem the time at hand
Start every day with worship
To "thank" is a command
Until we see Him coming
Victorious in the sky
We'll run the race with gratitude
X alting God most high
Y es, there'll be good times and yes some will be bad, but...
Z ion waits in glory...where none are ever sad!

Tuesday, October 13, 2009

Ciuman Terakhir

Ciuman Terakhir dari Ayah

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan
menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas
catatan-catatannya.

"Waduhhh, memalukan sekali aku ini, di usia tua kok tambah
ngaco.."

Semua orang ramai tergelak tertawa, lalu sebentar kemudian,
kami semua mulai menceritakan Saat-saat yang paling
menyakitkan di masa lalu dulu.

Gilirannya kini sampai pada Frank yang duduk terdiam
mendengarkan kisah lain-lainnya.

"Ayolah Frank, sekarang giliranmu. Cerita dong, apa saat yang
paling tak enak bagimu dulu." Frank tertawa, mulailah ia berkisah
masa kecilnya.

"Aku besar di San Pedro. Ayahku seorang nelayan, dan ia cinta
amat pada lautan. Ia punya kapalnya sendiri, meski berat sekali
mencari mata pencaharian di laut. Ia kerja keras sekali dan akan
tetap tinggal di laut sampai ia menangkap cukup ikan untuk
memberi makan keluarga. Bukan cuma cukup buat keluarga kami
sendiri, tapi juga untuk ayah dan ibunya dan saudara-saudara
lainnya yang masih di rumah."

Ia menatap kami dan berkata, "Ahhh, seandainya kalian sempat
bertemu ayahku. Ia sosoknya besar, orangnya kuat dari menarik
jala dan memerangi lautan demi mencari ikan. Asal kau dekat
saja padanya, wuih, bau dia sudah mirip kayak lautan. Ia gemar
memakai mantel cuaca-buruk tuanya yang terbuat dari kanvas
dan pakaian kerja dengan kain penutup dadanya. Topi penahan
hujannya sering ia tarik turun menutupi alisnya. Tak perduli
berapapun ibuku mencucinya, tetap akan tercium bau lautan dan
amisnya ikan."

Suara Frank mulai merendah sedikit.

"Kalau cuaca buruk, ia akan antar aku ke sekolah. Ia punya mobil
truk tua yang dipakainya dalam usaha perikanan ini. Truk itu
bahkan lebih tua umurnya daripada ayahku. Bunyinya meraung
dan berdentangan sepanjang perjalanan. Sejak beberapa blok
jauhnya kau sudah bisa mendengarnya. Saat ayah bawa truk
menuju sekolah, aku merasa menciut ke dalam tempat duduk,
berharap semoga bisa menghilang. Hampir separuh perjalanan,
ayah sering mengerem mendadak dan lalu truk tua ini akan
menyemburkan suatu kepulan awan asap. Ia akan selalu berhenti
di depan sekali, dan kelihatannya setiap orang akan berdiri
mengelilingi dan menonton. Lalu ayah akan menyandarkan diri ke
depan, dan memberiku sebuah ciuman besar pada pipiku dan
memujiku sebagai anak yang baik. Aku merasa agak malu,
begitu risih. Maklumlah, aku sebagai anak umur dua-belas,
dan ayahku menyandarkan diri kedepan dan menciumi aku
selamat tinggal!"

Ia berhenti sejenak lalu meneruskan, "Aku ingat hari ketika
kuputuskan aku sebenarnya terlalu tua untuk suatu kecupan
selamat tinggal. Waktu kami sampai kesekolah dan berhenti,
seperti biasanya ayah sudah tersenyum lebar. Ia mulai
memiringkan badannya kearahku, tetapi aku mengangkat tangan
dan berkata, 'Jangan, ayah.' Itu pertama kali aku berkata begitu
padanya, dan wajah ayah tampaknya begitu terheran.

Aku bilang, 'Ayah, aku sudah terlalu tua untuk ciuman selamat
tinggal. Sebetulnya sudah terlalu tua bagi segala macam kecupan.'

Ayahku memandangiku untuk saat yang lama sekali, dan matanya
mulai basah.

Belum pernah kulihat dia menangis sebelumnya. Ia memutar
kepalanya, pandangannya menerawang menembus kaca depan.
'Kau benar,' katanya.

'Kau sudah jadi pemuda besar......seorang pria. Aku tak akan
menciumimu lagi.'"

Wajah Frank berubah jadi aneh, dan air mata mulai memenuhi
kedua matanya, ketika ia melanjutkan kisahnya. "Tidak lama
setelah itu, ayah pergi melaut dan tidak pernah kembali lagi.
Itu terjadi pada suatu hari, ketika sebagian besar armada kapal
nelayan merapat di pelabuhan, tapi kapal ayah tidak. Ia punya
keluarga besar yang harus diberi makan.

Kapalnya ditemukan terapung dengan jala yang separuh terangkat
dan separuhnya lagi masih ada di laut. Pastilah ayah tertimpa
badai dan ia mencoba menyelamatkan jala dan semua
pengapung-pengapung nya."

Aku mengawasi Frank dan melihat air mata mengalir menuruni
pipinya.

Frank menyambung lagi, "Kawan-kawan, kalian tak bisa
bayangkan apa yang akan kukorbankan sekedar untuk
mendapatkan lagi sebuah ciuman pada pipiku....untuk merasakan
wajah tuanya yang kasar......untuk mencium bau air laut dan
samudra padanya..... untuk merasakan tangan dan lengannya
merangkul leherku. Ahh, sekiranya saja aku jadi pria dewasa
saat itu. Kalau aku seorang pria dewasa, aku pastilah tidak akan
pernah memberi tahu ayahku bahwa aku terlalu tua 'tuk sebuah
ciuman selamat tinggal."

Semoga kita tidak menjadi terlalu tua untuk menunjukkan
cinta kasih kita.....

Saturday, October 10, 2009

Renungan ....

Serahkan Hidupmu PadaNya

Di depan gerbang sebuah jembatan di salah satukota Eropa, duduklah seorang peminta-minta yangbuta. Untuk mencari nafkahnya, ia setiap hari dudukdi situ sambil memainkan biolanya yang sudah usang.Di depannya terletak sebuah kaleng kosong dandia mengharapkan belas kasihan dari orang-orang yanglalu lalang di depannya, dan melalui permainanbiolanya, orang-orang akan memberinya sedikituang. Demikianlah pengemis miskin inimelakukan kebiasaannya setiap hari.Pada suatu hari, seorang yang berpakaian sedikit rapidan berjubah panjang, datang menghampiri pengemistadi dan meminta agar pengemis itu meminjamkanbiola usangnya.

Tentu saja dengan sigap pengemisitu menolak dan berkata,"Tidak!! Ini adalah hartaku yang paling mahal!!".Pendatang ini tidak putus asa, dan terus membujuksi pengemis agar mau meminjamkannya biola tersebuthanya untuk sebuah lagu. Akhirnya muncul rasakepercayaan pada pengemis buta itu, dan denganperlahan ia memberikan biola tuanya kepadapendatang tersebut.Pendatang tersebut mengambil biola tua itu danmulai memainkan sebuah lagu dengan begitu merdu.

Suara biola yang begitu halus di tangansi pendatang membuat orang yang lalu lalang berhentidan mereka mulai berkeliling mengelilingi si pendatangdan pengemis tersebut. Begitu merdunya lagu danbagusnya permainan biola si pendatang tersebutmembuat semua orang terdiam, dan si pengemisbuta ternganga tanpa dapat berkata-kata.Kaleng yang tadinya kosong kini telah penuh denganuang, dan lagu demi lagu telah dimainkan olehsi pendatang tersebut.

Akhirnya ia pun harusmengakhiri permainannya, dan sambil mengucapkanterima kasih, ia mengembalikan biola tersebut kepadasi pengemis. Si pengemis sambil berurai air mata,dan dengan gemetar bertanya:"Siapakah anda orang budiman?"..Si pendatang tersenyum dan dengan perlahanmenyebutkan namanya, "Paganini".

Semua orang terdiam. Seorang maestro biola yangbernama Paganini, telah memberikan banyak berkatkepada sang pengemis yang telah memberikanHarta kesayangannya untuk dipergunakan oleh sangmaestro, betapa menakjubkan!
Ada sebuah jaminan berkat bagi siapa saja yang mau menyerahkan tenaganya, hartanya, talentanya,kepada sang 'Maestro' kita yaitu Tuhan sendiri.

Wednesday, October 7, 2009

Penguasa Seri A dari tahun ke tahun

Berikut ini daftar peraih Scudetto, menyusul keberhasilan Inter meraihnya dalam empat musim terakhir berturut-turut, termasuk musim ini:

1898     Genoa 1893
1899     Genoa 1893
1900     Genoa 1893
1901     Milan AC
1902     Genoa 1893
1903     Genoa 1893
1904     Genoa 1893
1905     Juventus FC
1906     Milan AC
1907     Milan AC
1908     Pro Vercelli
1909     Pro Vercelli
1909/10  FC Internazionale
1910/11  Pro Vercelli
1911/12  Pro Vercelli
1912/13  Pro Vercelli
1913/14  Casale
1914/15  Genoa 1893
1916        (dibatalkan)
1917        (dibatalkan)
1918        (dibatalkan)
1919/20  FC Internazionale 
1920/21  Pro Vercelli
1921/22  Pro Vercelli  (C.C.I),  Novese  (F.I.G.C)
1922/23  Genoa 1893
1923/24  Genoa 1893
1924/25  Bologna
1925/26  Juventus FC
1926/27   (tidak ada, gelar Torino dicopot)
1927/28  Torino
1928/29  Bologna

Liga Profesional

1929/30  Ambrosiana-Inter
1930/31  Juventus FC
1931/32  Juventus FC
1932/33  Juventus FC
1933/34  Juventus FC
1934/35  Juventus FC
1935/36  Bologna
1936/37  Bologna
1937/38  Ambrosiana-Inter
1938/39  Bologna
1939/40  Ambrosiana-Inter
1940/41  Bologna
1941/42  AS Roma
1942/43  Torino
1943/44     (perbedaan liga-liga lokal karena Perang Dunia)
1944/45     (perbedaan liga-liga lokal karena Perang Dunia))
1945/46  Torino
1946/47  Torino
1947/48  Torino
1948/49  Torino
1949/50  Juventus FC
1950/51  Milan AC
1951/52  Juventus FC
1952/53  FC Internazionale
1953/54  FC Internazionale
1954/55  Milan AC
1955/56  AC Fiorentina
1956/57  Milan AC
1957/58  Juventus FC
1958/59  Milan AC
1959/60  Juventus FC
1960/61  Juventus FC
1961/62  Milan AC
1962/63  FC Internazionale
1963/64  Bologna
1964/65  FC Internazionale
1965/66  FC Internazionale
1966/67  Juventus FC
1967/68  Milan AC
1968/69  AC Fiorentina
1969/70  Cagliari
1970/71  FC Internazionale
1971/72  Juventus FC
1972/73  Juventus FC
1973/74  SS Lazio
1974/75  Juventus FC
1975/76  Torino
1976/77  Juventus FC
1977/78  Juventus FC
1978/79  Milan AC
1979/80  FC Internazionale
1980/81  Juventus FC
1981/82  Juventus FC
1982/83  AS Roma
1983/84  Juventus FC
1984/85  Hellas Verona
1985/86  Juventus FC
1986/87  SSC Napoli
1987/88  Milan AC
1988/89  FC Internazionale
1989/90  SSC Napoli
1990/91  Sampdoria UC
1991/92  Milan AC
1992/93  Milan AC
1993/94  Milan AC
1994/95  Juventus FC
1995/96  Milan AC
1996/97  Juventus FC
1997/98  Juventus FC
1998/99  Milan AC
1999/00  SS Lazio
2000/01  AS Roma
2001/02  Juventus FC
2002/03  Juventus FC
2003/04  Milan AC
2004/05  (Tidak ada, titel Juventus dicopot)
2005/06  FC Internazionale (Titel Juventus dicopot)
2006/07  FC Internazionale
2007/08  FC Internazionale
2008/09  FC Internazionale

Sebaran juara:


27 - Juventus FC (tidak termasuk titel yang dicopot di musim 2004/05 dan 2005/06)
17 - Milan AC,  Internazionale 
9  -  Genoa 
7  -  Torino, Bologna, Pro Vercelli
3  -  AS Roma
2  -  AC Fiorentina, Lazio, Napoli
1  -  Cagliari, Casale, Novese, Sampdoria, Hellas Verona ( a2s / nar ) 

2009 , jadi milik siapa ya ? sepertinya Inter Milan masih tetap berkuasa ne...
mudah-mudahan 

Tuesday, October 6, 2009

10 orang terkaya di dunia

sumber kompas :Berikut daftar 10 orang terkaya di dunia menurut majalahForbes:


1. William Gates III (AS)
Kekayaan bersih pendiri Microsft ini mencapai 40 miliar dollar AS. Sumber kekayaan pria berusia 53 tahun ini berasal dari Microsft.

2. Warren Buffett (AS)
Kekayaaan bersih pria berusia 78 tahun pemilik Berkshire Hathaway ini mencapai 37 miliar dollar AS.

3. Carlos Slim HelĂș (Meksiko)
Kekayaan bersih konglomerat telekomunikasi Meksiko ini mencapai 35 miliar dollar AS. Sumber kekayaan pria berusia 69 tahun ini berasal dari Telecom Meksiko.

4. Lawrence Ellison (AS)
Kekayaan bersih 22,5 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Oracle
Usia: 64 tahun

5. Ingvar Kamprad (Swedia)
Kekayaan bersih 22 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Ikea
Usia: 83 tahun

6. Karl Albrecht (Jerman)
Kekayaan bersih 21,5 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Supermarket
Usia: 89 tahun

7. Mukesh Ambani (India)
Kekayaan bersih 19,5 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Petrochemical
Usia: 51 tahun

8. Lakshmi Mittal (India)
Kekayaan bersih 19,3 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Baja
Usia: 58 tahun

9. Theo Albrecht (Jerman)
Kekayaan bersih 18,8 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Supermarket
Usia: 87 tahun

10. Amancio Ortega (Spanyol)
Kekayaan bersih 18,3 miliar dollar AS
Sumber kekayaan: Fashion
Usia: 73 tahun

Bill Gates uangnya 40 m dollar AS
sama dengan 40.000.000.000 * 10.000 = Rp 400.000.000.000.000 (400 triliyun)
coba banyangkan duitnya sebanyak apa ya ?

10 orang terkaya Indonesia

sumber kompas :KAMIS, 11 DESEMBER 2008 | 18:30 WIB

Berikut adalah daftar 10 orang terkaya di Indoneia versi majalah Forbes Asia, seperti dikutip Antara dari siaran pers majalah tersebut.

1. Sukanto Tanoto dengan kekayaan 2 miliar dollar AS
2. R. Budi Hartono (1,72 miliar dollar AS) 
3. Michael Hartono (1,68 miliar dollar AS) 
4. Putera Sampoerna (1,5 miliar dollar AS) 
5. Martua Sitorus (1,3 miliar dollar AS) 
6. Peter Sondakh (1,05 miliar dollar AS) 
7. Eddy William Katuari (1,04 miliar dollar AS) 
8. Eka Tjipta Widjaja (950 juta dollar AS) 
9. Aburizal Bakrie (850 juta dollar AS) 
10. Murdaya Poo (825 juta dollar AS) 

Daftar orang kaya seluruhnya 40 orang akan dilaporkan Majalah Forbes Asia edisi 22 Desember./*

Monday, October 5, 2009

pos kupang

Selama 3 bulan di kota gudeg, ternyata tidak 
begitu sulit mendapat berita tentang NTT
Hebatnya Pos Kupang dan mungkin sudah diikuti oleh
TImex dan Flores Pos... memberikan berita secara cepat dan terupdate
sekalipun harus membaca dari kamar kecil alias warnet
Ini sepertinya menjadi menu harian di warnet dan di Lab...
thx pos kupang :
http://www.pos-kupang.com