Monday, January 9, 2012

target 2012

tahun baru yang begitu gempita dirayakan hampir diseluruh belahan dunia
membenamkan sisa harapan dan target yang harus dicapai...
banyak komitmen dan asa akan menjadi pergulatan antara kenyataan dan ide
ada dua hal yang dapat diraih dalam mengarungi dashatnya ramalan dan prediksi
yang mempengaruhi sisi-sisi kehidupan dan semangat
semuanya harus ditepis sebagai cemeti untuk selangkah demi selangkah
pertama adalah mimpi yang harus dijalani
kedua rahasia kehidupan kedua yang harus dijalani

semoga Yang Kuasa memberikan berkat terbaik....

astalavista

bravo inter to 2012

Milito Dua Gol, Inter Lumat Parma 5-0
Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Minggu, 08/01/2012 04:43 WIB
Share463
FOTO:Reuters
Milan - Inter Milan melanjutkan tren positifnya dengan membukukan kemenangan kelima secara beruntun. Diego Milito menyumbang dua gol ketika La Beneamata berpesta gol 5-0 atas Parma.

Bermain di Giuseppe Meazza, Minggu (8/1/2012) dinihari WIB, tim besutan Claudio Ranieri itu langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Inter menutup paruh pertama dengan skor 3-0 lewat dua gol Milito dan satu gol Thiago Motta.

Unggul 3-0 tak membuat Inter mengendurkan serangan di babak kedua. Giampaolo Pazzini dan Marco Faraoni menambah dua gol untuk Inter dan mengunci kemenangan 5-0 atas tamunya itu.

Tambahan tiga poin ini belum mengubah posisi Inter di papan klasemen. Nerazzurri masih menghuni posisi lima klasemen dengan koleksi 29 poin. Sementara Parma masih tertahan di peringkat 13 dengan 19 poin.

Jalannya Pertandingan

Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Lima menit laga berjalan, Walter Samuel nyaris membawa tuan rumah membuka skor. Namun sundulannya usai menerima umpan Ricky Alvarez masih mampu diselamatkan Antonio Mirante.

Enam menit kemudian Diego Milito membawa Inter unggul lewat sepakan kaki kanannya. Umpan Alvarez dari sisi kiri pertahanan Parma diselesaikan dengan baik oleh Milito dan mengubah skor menjadi 1-0.

Di menit ke-15, Giampaolo Pazzini mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan timnya. Berawal dari serangan balik, Alvarez mengirim umpan pada Giampaolo Pazzini. Sayang sepakan Pazzini melayang di atas mistar gawang Parma.

Thiago Motta memperlebar keunggulan Inter lewat golnya di menit ke-17. Tembakannya dari luar kotak penalti tak mampu dijangkau Mirante.

Parma bukan tanpa peluang. Namun peluang yang dimiliki Sebastian Giovinco di menit ke-19 masih belum berbuah gol. Sundulannya melebar di sisi kanan gawang Julio Cesar.

Giovinco kembali menghadirkan ancaman bagi gawang Inter. Sayang tendangan bebasnya di menit ke-29 masih mampu ditepis Cesar.

Empat menit jelang turun minum, Milito mencetak gol keduanya dan membawa Inter menutup paruh pertama dengan skor 3-0.

Unggul 3-0 tak membuat Inter mengendurkan serangan. Pazzini membuat timnya makin menjauh lewat golnya di menit ke-56. Berawal dari serangan balik, Milito mengirim umpan terobosan pada Pazzini yang mampu mengelabui Mirante.

Parma kembali menyerang lewat Giovinco yang melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan Inter. Sayang tembakannya masih menyamping di sisi kanan gawang Cesar.

Javier Zanetti sempat mencetak gol bunuh diri di menit ke-72. Beruntung hakim garis mengangkat bendera setelah Massimo Gobbi lebih dulu terperangkap offside.

Menit ke-78, Inter menciptakan gol kelimanya lewat sepakan voli pemain pengganti, Marco Faraoni. Faraoni yang masuk menggantikan Milito melepaskan tembakan first time dari luar kotak penalti dan tak mampu dijangkau Mirante.

Susunan Pemain:
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Nagatomo; Zanetti, Thiago Motta, Cambiasso (Poli 58'); Alvarez (Coutinho 72'); Pazzini, Milito (Faraoni 75').

Parma: Mirante; Zaccardo, Paletta, Brandao, Gobbi; Biabiany, Morrone (Pereira 60'), Galloppa (Musacci 68'), Modesto (Pelle 55'); Giovinco, Floccari

Friday, December 23, 2011

positif inter - forza

Inter Hantam Lecce 4-1
Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Kamis, 22/12/2011 04:55 WIB


Milan - Inter Milan sukses menutup tahun 2011 dengan raihan tiga poin. Sempat tertinggal lebih dulu, Nerazzuri akhirnya menundukkan Lecce dengan skor telak 4-1.

Bermain di Giuseppe Meazza, Kamis (22/12/2011) dinihari WIB, tuan rumah sempat dikejutkan oleh gol tim tamu yang dicetak oleh Luis Muriel di menit ke-19. Namun setelah itu Inter mampu menguasai pertandingan dan mencetak empat gol ke gawang Lecce yang masing-masing dicetak oleh Giampaolo Pazzini, Diego Milito, Esteban Cambiasso, dan Ricardo Alvarez.

Dominasi Inter terlihat dari jumlah tembakan yang dilepaskan oleh para pemainnya. Pazzini dkk melepaskan 23 tembakan yang tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Lecce hanya melepaskan lima tembakan dan dua di antaranya mengarah ke sasaran.

Kemenangan ini menempatkan tim besutan Claudio Ranieri ini di peringkat lima klasemen dengan nilai 26. Sementara Lecce semakin terpuruk di dasar klasemen dengan poin sembilan.

Jalannya Pertandingan

Inter memperoleh peluang pertama lewat Thiago Motta di menit ke-12. Namun sundulannya masih melebar dari gawang Lecce.

Tujuh menit kemudian publik tuan rumah dikejutkan oleh gol Luis Muriel. Menerima umpan terobosan Christian Obodo, Muriel yang lepas dari jebakan offside berhasil melewati Lucio dan Maicon. Muriel lalu melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti dan mengubah peluang pertama Lecce itu menjadi gol.

Menit ke-27 Pazzini nyaris membawa Inter menyamakan kedudukan lewat sundulannya. Namun bola sundulannya hanya membentur mistar gawang.

Selang tiga menit upaya Samuel menyambut tendangan bebas Maicon lewat sundulannya hanya mengenai tiang gawang.

Pazzini akhirnya membawa Nerazzuri menyamakan kedudukan di menit ke-34. Tembakannya dari jarak dekat setelah menerima umpan dari Maicon sukses merobek gawang Gabrieli.

Sukses menyamakan kedudukan, Inter lalu meningkatkan serangannya. Dua tembakan dari luar kotak penalti oleh Thiago Motta dan Marco Faraoni masing-masing di menit ke-42 dan 43 masih berhasil diselamatkan Gabrieli.

Babak kedua berjalan empat menit, Diego Milito membawa Inter berbalik unggul. Berawal dari umpan terobosan Ricardo Alvarez, Milito melepaskan tembakan kaki kanannya ke pojok kiri gawang. Ini adalah gol ke-200 Milito.

Inter sukses memperlebar jarak di menit ke-72 lewat gol Cambiasso. Delapan menit kemudian Alvarez mencetak gol keempat Inter lewat sepakan kaki kirinya.

Susunan Pemain


Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Nagatomo; Faraoni (Milito 45'), Zanetti, Motta, Alvarez; Forlan (Cambiasso 45'), Pazzini (Obi 71')

Lecce: Gabrieli; Oddo, Tomovic, Ferrario; Cuadrado, Giacomazzi, Obodo (Pasquato 75'), Olivera (Piatti 45'), Brivio; Muriel (Corvia 54'), Di Michele



( din / rin )

Wednesday, December 14, 2011

forza inter

Inter Menang Tipis di Kandang Genoa
Meylan Fredy Ismawan - detiksport


Genoa - Inter Milan berhasil memetik poin sempurna dalam lawatannya ke kandang Genoa. La Beneamata menang tipis dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang Yuto Nagatomo.

Pertandingan di Luigi Ferraris, Rabu (14/12/2011) dinihari WIB, berjalan berat sebelah pada babak pertama. Inter cukup dominan dan menciptakan beberapa peluang, sementara Genoa tak sekalipun melepaskan tembakan.

Tapi, gol baru tercipta pada babak kedua. Nagatomo yang merangsek ke depan menjebol gawang tim tuan rumah lewat sundulannya.

Kemenangan ini mengangkat Inter ke peringkat ketujuh klasemen sementara Seri A dengan koleksi 20 poin dari 14 pertandingan. Nerazzurri masih tertinggal 10 poin dari Juventus yang menguasai capolista. Genoa di peringkat kesembilan dengan 18 poin.

Jalannya pertandingan

Inter berpeluang membuka skor pada menit ke-12 lewat percobaan yang dilakukan Diego Milito. Namun, tembakan Milito dari luar kotak penalti masih melebar.

Pada menit ke-34, tim tamu mendapatkan dua peluang emas secara beruntung. Dari sebuah situasi sepak pojok, sundulan Walter Samuel masih bisa dibendung Sebastien Frey. Bola muntah coba dituntaskan oleh Milito, tapi lagi-lagi Frey mampu menggagalkannya.

Genoa sempat mencetak gol pada menit ke-55 saat sundulan Andreas Granqvist menyambut tendangan bebas Miguel Veloso menembus gawang Inter. Tapi, wasit menganulirnya karena Granqvist dianggap melanggar Lucio sebelum menyundul bola.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-67. Sebuah umpan silang yang dilepaskan Ricardo Alvarez dari sisi kanan ditanduk dengan sempurna oleh Nagatomo. Frey cuma bisa terpana melihat gawangnya bergetar.

Pada menit ke-80, tim tuan rumah mengancam lewat sepakan Marco Rossi dari luar kotak penalti. Tapi, arah bola masih terlalu tinggi.

Diego Forlan menjajal peruntungannya pada menit-menit akhir. Namun, tendangan keras kaki kiri yang dilepaskannya masih bisa dijinakkan oleh Frey.

Julio Cesar dipaksa membuat penyelamatan gemilang menjelang akhir pertandingan. Dia harus terbang untuk menepis tembakan terarah Veloso.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah. Inter tetap menang 1-0.

Susunan Pemain:
Genoa: Frey, Dainelli, Granqvist, Kaladze, Moretti, Mesto, Rossi, Veloso, Constant (Jankovic 60'), Merkel (Caracciolo 75'), Ze Eduardo (Pratto 51')

Inter: Julio Cesar, Zanetti, Lucio, Samuel, Nagatomo, Faraoni (Alvarez 46'), Thiago Motta, Cambiasso, Poli (Obi 69'), Milito (Forlan 82'), Pazzini

Monday, November 28, 2011

thx mr. ranieri

Inter Menang Tipis atas Siena
Lucas Aditya - detiksport


Siena - Inter Milan menang tipis 1-0 atas Siena dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (27/11/2011) malam. Penyerang muda Belanda, Luc Castaignos, menjadi pahlawan Nerazzurri lewat gol tunggalnya di penghujung laga.

Pada laga yang di helat di Stadion Artemio Franchi, Inter mampu kuasai pertandingan. Soccernet mencatat, anak-anak Claudio Ranieri menguasai bola 65 persen berbanding 35 persen atas tuan rumah.

Meski mampu mendominasi pertadingan, gol kemenangan bagi Inter baru terlahir saat pertandingan menasuki menit ke-90. Sebuah tendangan kaki kanan Castaignos memanfaatkan umpan Thiago Motta menjadi penentu kemenangan Inter.

Dalam pertandingan ini pemain tuan rumah Franco Brienza, harus keluar dari lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua di penghujung laga. Sembilan menit sebelumnya, Brienza mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran.

Berkat tambahan tiga angka ini Inter mampu naik satu tingkat dalam tangga klasemen dengan raihan 14 angka dari 11 kali bermain. Sementara bagi Siena, kekalahan ini membuat mereka menempati posisi ke-12.

Jalannya pertandingan

Peluang pertama Inter tercipta di menit ke-10. Sebuah tendangan Dejan Stankovic dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan Ricardo Alvarez, mampu menemui sasaran. Sial bagi Stankovic, tendangannya masih bisa diamankan penjaga gawang Siena, Zeljko Brkic.

Enam menit kemudian giliran Mauro Zarate yang dapatkan peluang. Masih sigap, Brkic mampu mengamankan tendangan Zarate dari dalam kotak enam belas.

Siena balik menekan di menit ke-31. Masih belum optimal, sepakan Brienza dari sisi kanan jantung pertahanan Inter masih belum temui sasaran.

Semenit kemudian Siena kembali dapatkan peluang. Akan tetapi sundulan kepala Daniele Mannini belum juga jadi ancaman bagi gawang Inter yang dikawal Julio Cesar.

Saat babak pertama berakhir, tak ada satu gol pun yang berhasil di cetak oleh kedua tim. Kedudukan pun masih sama kuat 0-0.

Tuan rumah langsung tampil menyerang begitu peluit babak kedua dibunyikan. Hasilnya, di menit ke-48 Emanuele Calaio mampu mendapatkan peluang hasil dari kreasi Mannini. Tak tenang, tendangannya masih melebar di sisi gawang Cesar.

Di menit ke-54 tuan rumah kembali lakukan tekanan. Kali ini melalui tendangan dari luar kotak penalti Marcelo Larrondo. Masih belum temui sasaran, bola sepakannya melenceng di sisi kanan gawang Inter.

Calaio memperoleh dua kesempatan secara beruntun di menit ke-55 dan 56. Tak juga mampu memanfaatkannya, dua peluang itu melayang begitu saja.

Castaignos, yang bermain pasca turun minum, berhasil menyarangkan bola ke gawang tuan rumah semenit jelang laga berakhir. Memotong umpan Thiago Motta, sepakannya mampu menaklukan Brkic. Kedudukan pun berubah jadi 0-1 untuk Inter. Itu sekaligus menjadi gol pertama Castaignos di Seri A, sejak ia direkrut Inter di musim ini dari Feyenoord.

Sebuah kartu merah diterima oleh Brienza di menit ke-90. Menerima kartu kuning kedua, ia diusir dari lapangan saat pertandingan memasuki waktu injury time.

Susunan pemain:

Siena: Zeljko Brkic-Claudio Terzi-Luca Rossettini-Cristiano Del Grosso-Roberto Vitiello-Alessandro Gazzi (Francesco Bolzoni 70)-Gaetano D'Agostino-Franco Brienza-Daniele (Mannini-Marcelo Larrondo 75) Pablo Andres Gonzalez -Emanuele Calaiò (Ferreira Reginaldo 64)

Inter Milan: Julio Cesar-Walter Samuel-Andrea Ranocchia-Yuto Nagatomo-Javier Zanetti-Esteban Cambiasso (Diego Milito 81)-Dejan Stankovic-Thiago Motta-Mauro Zarate (Joel Chukwuma Obi 46)-Ricardo Alvarez (Luc Castaignos 46)-Giampaolo Pazzini

Thursday, November 24, 2011

home sweet home

kembali ke kpg memulai aktivitas baru
rasa kengen dengan rumah hampir 50 bulan
terbayar lunas...
grape yang sudah berbuah
dan hari pertama adalah hari bersih-bersih
ingin kembali merasakan " rumah adalah istanaku"

home sweet home

Sunday, November 20, 2011

minggu kemenangan inter

forza inter....

from : detiksport.com

Milan - Inter Milan memetik kemenangan 2-1 saat menjamu Cagliari. Hasil itu membuat Inter memperbaiki posisi dalam menjauhi zona maut.

Di Giuseppe Meazza, Minggu (20/11/2011) dinihari WIB, kedua kesebelasan menyudahi paruh pertama laga tanpa gol.

Baru di babak kedua Inter menjebol gawang Cagliari. Yang pertama dilakukan oleh Thiago Motta, disusul kemudian Philippe Coutinho.

Cagliari tak diam saja dan terus berusaha membalas. Gol yang dinanti lahir pada menit-menit akhir melalui Joaquin Larrivey.

Ini merupakan tambahan tiga poin krusial buat Inter yang sebelumnya hanya berjarak satu posisi dari zona degdrasi. Dengan kemenangan, Inter kini naik satu tingkat ke posisi 16 dengan poin 11 dari 10 pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Pada menit 20, Giampaolo Pazzini mencatatkan peluang emas untuk Inter. Dari tepi kotak penalti, usahanya bikin gol dihalau Michael Agazzi untuk kemudian mengirim bola menghantam mistar.

Beberapa menit kemudian, Inter kembali menekan. Dari tendangan bebas, Mauro Zarate mengirim tendangan bebas yang melewati pagar pemain lawan hanya untuk ditepis Agazzi, lagi-lagi untuk berakhir di mistar.

Esteban Cambiasso juga memiliki peluang untuk Inter di paruh pertama, melalui tandukan. Namun, si kulit bundar belum bersarang di gawang Cagliari, menyudahi babak pertama dengan skor 0-0.

Nyaris sepuluh menit memasuki babak kedua, barulah Inter berhasil menjebol gawang Cagliari. Dengan kepala, Pazzini mengumpankan bola ke Thiago Motta yang lantas menjebol gawang lawan dari jarak dekat.

Pada menit 60, Inter menggandakan keunggulan. Dari serangan cepat, Ricardo Alvarez mengirim bola ke Coutinho yang tidak membuang peluang. Inter unggul 2-0.

Tujuh menit kemudian, Cagliari coba membalas lewat Joaquin Larrivey. Tetapi usahanya belum berhasil.

Cagliari kembali berusaha mencari gol penipis ketinggalan. Pada menit 75, Victor Ibarbo menerima bola dari Thiago Ribeiro dan melepaskan tembakan kaki kiri yang lagi-lagi belum berbuah gol.

Giliran Inter membalas pada menit 83. Dari luar kotak penalti, Dejan Stankovic melepaskan tembakan usai menerima bola dari Alvarez. Namun, usahanya belum melahirkan gol tambahan.

Dua menit sebelum bubaran, Cagliari menemukan gol penipis ketinggalan. Dari umpan silang Radja Nainggolan, Larrivey berhasil mengirim bola ke dalam gawang Inter.

Akan tetapi, gol kemudian tidak bertambah dan Inter menang 2-1.


Susunan Pemain:

Inter: Julio Cesar; Jonathan (Faraoni 87'), Ranocchia, Samuel, Zanetti; Stankovic, Thiago Motta, Cambiasso; Coutinho (Obi 68'); Zarate (Alvarez 45'), Pazzini

Cagliari: Agazzi; Pisano, Canini, Ariaudo, Agostini; Biondini (Sampaio 80'), Conti, Nainggolan; Ekdal (Ibarbo 62'); Thiago Ribeiro, Nené