Wednesday, March 16, 2011

nrcl.... membuatku mati

entah apa yang harus kuperbuat ketika mengenangmu
semua seperti mati...............................
hari-hari yang dilewati penuh dengan wajah
wajah yang kian jauh diliputi awan-awan putih
yang hingga kini mungkin dilihat dan dilirik semua orang
orang yang menganggapmu awan putih yang akan berubah jadi hitam
yang membuat orang berurai air mata dari matamu
karena kaulah pengendali air mata

kau yang telah membuat nadi berhenti disaat mata nanar
melototi serpihan2 kata yang begitu merusak aliran darah
kini seperti menjadi keinginan yang terhanyut oleh getirnya ego
dan kebisuan dalam kata
dan pergi dan takkan pernah kembali dalam hitungan waktu romawi

pergi bak pasopati mencari sarungnya
pergi bersama takdirnya
pergi bersama tuahnya
pergi bersama ego

dan jangan pernah membuat perhitungan kembali
jangan pernah tinggalkan asa
jangan pernah tinggalkan raga
jangan pernah tinggalkan hutang budi

pergilah.....temukan takdirmu yang menghantarkanmu ke masa tua
dan selamanya terkungkung dalam kebahagian
dan jangan pernah kembali melihat masa lalu
akan perhitungan dan janji
karena kau pernah membenam dalam darah mudaku
entah kapan kutemui kembali dalam hitungan reinkarnasi

sky
for u in the darkness

virus 'maret' mulai menghantui

Virus bulan maret kini kembali menyerang
bulan penuh dengan kesesakan dan target
perpindahan musim yang begitu fluktuatif
membuat metabolisme tubuh berubah
tubuh seperti dihantam benda tumpul yang menghentakan semua syaraf
sebentar panas, sebentar dingin dan konpensasinya adalah
kebutuhan nutrisi meningkat
virus bulan maret adalah tingkat kesibukan yang maha tinggi
dari pertemuan kuliah yang mencapai puncak dengan tugas2
sampai tugas akhir yang hampir meliwati target
semuanya membuat kembali menuai "virus"
serangan pertama membuatku berpikir untuk tidak bekerja lembur
tidur tepat waktu dan pharmaton formula yang menambah daya tahan

dan hari demi hari dilalui dengan pemulihan
tanpa air pada badan dan sengatan matahari secara langsung
semuanya dijalani begitu beban
dan hanya satu secepatnya semua ini berlalu
detik demi detik terhitung
menuju akhir dari semua ini

just for u in the bottle.......

Inter hebat....

Delapan besar menanti, sepertinya akan masuk ke 4 besar
persiapkan buat lawan berikutnya

saya setuju judul Artikel ini
********************************************************
Inter Tunjukkan Mental Juara
Doni Wahyudi - detiksport




Reuters

Munich - Lebih dulu unggul dan kemudian tertinggal, Inter Milan menunjukkan statusnya sebagai juara Eropa dengan menundukkan Bayern Munich. Gol telat Goran Pandev meloloskan Nerazzurri ke perempatfinal.

Di Allianz Arena, Rabu (16/3/2011) dinihari WIB, Inter memulai laga dengan sangat meyakinkan saat mereka sudah membuka keunggulan di menit keempat melalui Samuel Eto'o.

Gol ini tercipta berkat kejelian Goran Pandev yang melepaskan umpan terobosan pendek. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper Thomas Kraft, bola yang disepak Eto'o masuk ke gawang meski sempat menyentuh kaki sang kiper.

Kubu tuan rumah langsung mencoba bangkit menyusul gol tersebut. Namun fans tuan rumah harus menunggu hingga menit 21 untuk bisa mencetak gol penyama, yang datang karena kesalahan yang dibuat Julio Cesar.

Gol tersebut bermula dari tendangan Arjen Robben tipis di luar kotak penalti, bola sepertinya akan mudah ditangkap Cesar karena tepat mengarah ke kiper asal Brasil itu. Namun Cesar tak lengket menangkap si kulit bundar, yang justru mental dan langsung disambar Gomez. Tendangan Gomez sambil membelakangi gawang mengubah skor menjadi 1-1.

Di menit 31 Bayern berhasil memperbesar keunggulannya melalui Thomas Muller. Kembali Robben berperan dalam terciptanya gol ini saat umpan yang dia arahkan pada Gomez berbelok arah usai membentur kaki Lucio. Namun perubahan arah tersebut justru menguntungkan Muller, yang lolos dari kawalan dan dengan mudah memperdaya Julio Cesar saat tinggal berhadapan satu lawan satu.

Ribery!! Berhadapan satu lawan satu dengan kiper, sepakan winger Prancis itu berhasil ditepis Cesar. Ancaman lain ke gawang Inter tercipta saat Muller berhasil mengalahkan Cesar dalam perebutan bola di tiang dekat, si kulit bundar yang berputar di muka gawang berhasil dibuang Andrea Ranocchia, yang berhasil mendahului upaya Muller menyerobot bola.

Lima menit sebelum turun minum kesalahan kembali dibuat pemain belakang Inter saat Ranocchia justru memberi umpan pada Robben di dalam kotak penalti. Nerazzurri beruntung sepakan mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu cuma menyasar sisi luar jala gawang.

Awal babak kedua berjalan dengan tempo pelan dan kedua tim tak ada yang mampu mengkresikan peluang. Kesempatan mencetak gol tambahan pertama datang di kotak penalti Inter, ketika tendangan voli Homez di menit 62 diblok Cesar sambil menjatuhkan diri.

Inter kembali membuat publik Allianz Arena bungkam di menit 64 saat Sneijder mencetak gol yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tendangan keras Sneijder dari luar kotak penalti mengarah ke sudut kanan gawang Kraft.

Selanjutnya Inter terus menekan pertahanan Bayern. Setelah sepakan Pandev di menit 68 masih melayang, tendangan Esteban Cambiasso usai dapat umpan dari Sneijder juga masih melenceng.

Pada kesempatan lain tembakan keras Sneijder dari muka kotak penalti juga gagal karena justru membentur tubuh Pandev yang berdiri di muka gawang. Perjuangan tak kenal lelah Inter akhirnya membuahkan hasil di menit 88, gol Pandev memberi Inter kemenangan 3-2 dan tiket ke perempatfinal.

Gol tersebut tercipta berkat kerja keras Samuel Eto'o yang berhasil memenangi perebutan bola dengan bek Bayern. Striker Kamerun tersebut sempat menguasai si kulit bundar selama beberapa saat sebelum mengirim umpan pada Pandev. Datang dari arah belakang, sepakan Pandev menjebol gawang Bayern dan mengubah kedudukan menjadi 3-2.

( din / roz )

Sunday, March 13, 2011

masa puasa

masa puasa yang ditandai dengan penerimaan abu pada hari rabu abu
mengingatkan kita bahwa manusia tidak lebih dari debu yang rapuh
dan saatnya nanti akan kembali menjadi debu
dengan masa puasa selama 40 hari
pantang pada hari rabu abu dan setiap jumat
adalah jaminan bahwa refleksi kita tentang kisah sengsara sang "Mesias"
akan menjadi tuntunan hidup, bahwa salib yang kita pikul adalah
tantangan terbesar untuk setiap manusia di dunia

dan kini hempasan badai bak tsunami jepang beberapa hari lalu
membenamkan asa untuk menjalani
semua yang kini kuhadapi adalah permainan duniawi dan candu
yang harus bisa dijalani

Hanya satu harapan kepada "Yesus Sang Musafir"

seperti kata Gibran...
Mereka menyebut Engkau Raja
Dan ingin berdiam dalam istana-Mu
Mereka memanggilMu Mesias
Dan ingin diurapi minyak suci
rindu menghayati hidup-Mu

dari "Hari kebesaran BAPA"
sky

Saturday, March 12, 2011

inter tertahan... sayang

sayang sekali
inter hanya menambah 1 angka
mudah2an milan juga bisa mengikuti
********************************************
Dua Kartu Merah, Inter Ditahan Brescia
Okdwitya Karina Sari - detiksport


(AFP)

Brescia - Inter Milan gagal memangkas jarakanya dengan AC Milan di pucuk klasemen usai diimbangi Brescia. Laga ini turut diwarnai kartu merah yang diterima satu pemain dari masing-masing tim.

Pertandingan antara Inter kontra Brescia dilangsungkan di Mario Rigamonti, Sabtu (12/3/2011) dinihari WIB. Kedua kubu harus puas membawa pulang satu angka usai bermain imbang 1-1.

Memainkan permainan yang terbuka, Inter lebih dahulu unggul lewat Samuel Eto'o di babak pertama. Akan tetapi Brescia berhasil menyamakan kedudukan lewat Andrea Caracciolo di enam menit menjelang waktu normal usai.

Inter harus bermain dengan 10 orang di menit 89 usai Ivan Cordoba diusir karena menjatuhkan Citadin Eder di kotak terlarang. Hal ini memberi kesempatan buat tim tuan rumah untuk memenangkan laga karena wasit langsung menunjuk titik putih.

Sayang sekali Caracciolo yang tampil menjadi algojo gagal melakukan tugasnya karena bola bisa ditepis Julius Cesar.

Menjelang laga usai giliran Brescia yang kehilangan Caracciolo setelah menerima kartu kuning keduanya.

Dengan hanya memetik satu angka, Inter tetap di urutan dua dengan nilai 57, terpaut empat angka dari Milan. Sedangkan Brescia masih di urutan 19 dengan nilai 26.

Jalannya Pertandingan

Brescia mengambil inisiatif serangan lewat Alessandro Caracciolo di menit delapan dengan sundulan. Akan tetapi bola masih mudah diamakan oleh Julio Cesar.

Semenit kemudian tim tamu melakukan serangan balik. Wesley Sneijder menebar ancaman dengan tendangan keras dari jarak jauh yang masih melayang di atas mistar Brescia.

Gol! Inter memimpin 1-0 di menit 18. Sepak pojok Sneijder ditanduk untuk Ranocchia, bola jauh di kaki Eto'o yang dengan tendangan voli merobek gawang yang dijaga Michele Arcari.

Brescia kemudian mendapat dua peluang lain lewat kerja sama Panagiotis Kone dengan Caracciolo di menit 33. Peluang yang bagu buat tim tuan rumah.

Goran Pandev melakukan pergerakan lari yang bagus yang menusuk hingga kotak penalti Brescia. Namun Jonathan Zebina berhasil meredam Pandev dengan tekelnya.

Caracciolo kembali mengancam pertahanan Inter. Ia berlari dan berhasil melewati penjagaan Ranocchia dan membuat sepakan mendatar namun bisa digagalkan Cesar.

Sneijder! Gelandang Belanda ini membuat tendangan keras dari jarak jauh di menit 56. Arcari masih sanggup mementahkan tendangannya.

Perlawanan Bresca diperlihatkan oleh aksi Kone yang melepas sepakan jarak jauh dua menit setelahnya. Bola masih melambung.

Maicon menggiring kerja sama dengan Pandev. Namun striker Makedonia maju hingga kotak penalti namun terpeleset dan Arcari berhasil menangkap bola.

Penampilan Arcari patut diacungi jempol. Ia menggagalkan dua peluang berbahaya dari Sneijder dan Pandev.

Gol! Brescia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 84. Diawali sepak pojok Diamanti, Cordoba menghalau bola dengan tandukan namun bola jatuh ke arah Caracciolo yang lantas merobek gawang Inter lewat tandukannya.

Kartu merah buat Cordoba. Ia menjatuhkan Citadin Eder di kotak terlarang yang membuahkan hadiah penalti buat Brescia.

Cesar! Inter terhindar dari kekalahan setelah Cesar berhasil menepis tendangan penalti yang dieksekusi Caracciolo.

Brescia lantas menekan melalui Diamanti. Sepakan jarak jauhnnya masih bisa ditepis oleh Cesar.

Kini gantian Caracciolo yang diusir usai menerima kartu kuning keduanya menjelang laga usai. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.


Susunan Pemain:
BRESCIA: Michele Arcari, Francesco Bega, Davide Zoboli, Jonathan Zebina, Perparim Hetemaj, Panagiotis Kone, Adam Vaas, Gaetano Berardi (Fabio Daprela 25), Marco Zambelli (Citadin Eder 61'), Andrea Caracciolo, Alessandro Diamanti

INTER: Julio Cesar, Andrea Ranocchia, Lucio (Ivan Cordoba 65'), Yuto Nagatomo (Marco Materazzi 78'), Maicon, Dejan Stankovic, Javier Zanetti, Samuel Eto'o, Goran Pandev, Giampaolo Pazzini (Housseine Kharja 70'), Wesley Sneijder
( rin / rin )

resolusi

menonton kick andy di metro tv
membuat mimpi sepertilahir kembali
acara penuh motivasi dan pembuktian diri

kuburan mimpi sejak lama terbenam dalam alam bawah sadar bangkit kembali
file2 file dalam benak yang tersusun rapi
kini mulai sedikit demi sedikit dibuka
pertanyaan besarnya adalah
apa yang dilakukan setelah 2011 ini?
memutar kembali mimpi dan menyusun rencana dengan semua resiko
atau kembali ke kehidupan yang linear dan konstan
Pertanyaan ini harus dilegalkan dengan sebuah resolusi
mengutip apa yang dilakukan "merry" salah satu wanita muda tersukses
yang baru pertama terlihat di metro

RESOLUSI bahwa setelah menjalani kehidupan yang penuh candu
saatnya mempersiapkan bahwa 5 tahun kedepan tepatnya 40th
Harus ada "Dunia Penuh Candu" yang tercipta
Dan semuanya harus diawali mulai sekarang

semoga
sky in the darkness
akan menjadi
sky in the lightness

Monday, March 7, 2011

ayo kejar terus---- inter

hasil yang memuaskan bagi para internisti
sepertinya perburuan scudetto sudah dimulai
antara duo milan
**********************************************


Bungkam Genoa 5-2, Inter Pepet Milan
Mohammad Resha Pratama - detiksport




Getty Images/Claudio Villa
Milan - Sempat tertinggal lebih dulu, Inter Milan akhirnya sukses mengalahkan Genoa dengan skor telak 5-2. Hasil ini membuat Nerazzurri tetap menempel pemuncak Seri A AC Milan dengan selisih lima poin.

Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3/2011) malam WIB itu, Rodrigo Palacio membawa Genoa unggul di babak pertama.

Untuk kemudian di babak kedua dua gol Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini, Goran Pandev dan Yuto Nagatomo membuat Inter unggul 5-1. Sebelum akhirnya gol Mario Boselli memperkecil skor.

Dengan tiga poin ini La Beneamata kokoh di urutan kedua dengan 56 poin dari 28 laganya. Selisih lima angka pun masih bisa dijaga dari Milan di puncak klasemen. Genoa di urutan ke-12 dengan 35 poin.

Jalannya pertandingan

Di menit ke-11 Inter sebenarnya sukses menjebol gawang Genoa. Namun Eto'o lebih dulu terjebak offside setelah menerima umpan diagonal Maicon.

Tembakan Eto'o di menit ke-20 masih tepat di pelukan Eduardo. Eto'o lagi-lagi punya kesempatan mencetak gol pada menit ke-28 setelah melewati dua pemain Genoa, namun sepakannya masih melenceng dari sasaran.

Lima menit sebelum turun minum Genoa berhasil unggul lebih dulu setelah Palacio membobol gawang Julio Cesar dari tiang jauh.

Pazzini! Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-50 lewat kerjasama Eto'o-Pazzini yang diselesaikan nama terakhir lewat sepakan jarak dekat.

Tak sampai semenit Eto'o membawa Inter berbalik unggul setelah bola rebound hasil tendangan Pandev disambar penyerang asal Kamerun itu untuk menjebol gawang Eduardo.

Eto'o mencetak gol keduanya pada menit ke-57. Kesalahan Giandomenico Mesto dimanfaatkan Eto'o mengonversi jadi gol ketiga Inter dalam laga itu.

Pada menit ke-71 Pandev membuat gol keempat Inter. Eto'o sodorkan bola pada Wesley Sneijder yang kemudian mengumpan pada Pandev yang tanpa kesulitan menjebol gawang Eduardo.

Tujuh menit sebelum bubaran Nagatomo yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol perdananya bersama Inter. Tembakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti tak dapat dicegah masuk.

Di penghujung Boselli mencetak gol kedua Genoa dalam laga itu dan membuat laga berakhir dengan skor 5-2.

Susunan pemain

Inter: Cesar, Ranocchia (Nagatomo 78'), Lucio, Chivu, Maicon, Motta, Stankovic (Pandev 45'), Sneijder, Zanetti, Eto'o, Pazzini (Kharja 75')

Genoa: Eduardo, Kaladze, Dainelli, Mesto, Moretti, Jucka, Rafinha, Konko (Antonelli 74'), Paloschi (Boselli 74'), Palacio.

( mrp / arp )